Entri Populer

Cara Mengetahui Batu Permata Asli Atau Sintetic

Banyak sekali orang terkecoh antarabatu permata/batu Mulia / Batu Akik Palsu dan Asli, Berikut Cara Mudah  Membedakan Batu Mulia asli atau Palsu : 
  1. Plastik atau Kaca itu bening, sedangkan batu alami kebanyakannya mengandung serat-serat di dalamnya. Sebagian orang awam mengira bahwa batu asli itu pecah, tapi sebenarnya hanya serat-serat alami batu. Jarang sekali ditemukan batu alam yang bersih tanpa serat.
  2. Coba tempelkan permata itu ke pipi anda. Apakah terasa dingin? Kalau terasa dingin ini bisa merupakan satu ciri bahwa batu anda itu asli.
  3. Berat. Coba bandingkanlah batu asli dan tiruan, pasti permata asli lebih berat dari permata palsu. tetapi ada juga yang palsu lebih berat sekarang ini. 
  4. Bila permata anda itu adalah berlian, maka untuk membuat anda benar-benar yakin akan keasliannya, maka anda bisa menggunakan alat testing berlian. Sebagian besar penjual menyediakan alat ini.
  5. Cara mudah Untuk Mutiara, cara yg paling mudah adalah menggigit mutiara tersebut sekuat-kuatnya. Jika tdk ada perubahan seperti terkelupas atau pecah maka dapat dipastikan mutiara tersebut asli.
  6. Jika Batu Mulia/akik punya anda sendiri anda bisa menyundutnya dengan Rokok (membakarnya dengan korek api sebentar saja) ada bisa lihat perubahan pada batu anda jika batu tersebut palsu. 
  7. Bila anda masih ragu-ragu juga, sebaiknya bertanyalah kepada ahlinya demi keselamatan anda.
Apa Itu Batu Permata Natural, Sintetic, Imitasi
Batu Natural adalah batu yang berasal dari alam, dan terbagi lagi jadi 2 jenis: Natural Untreatment dan Natural Treatment. 

  • Natural Untreatment adalah batu yang berasal langsung dari alam, jadi batu ini langsung diolah/dibentuk/diasah dari bongkahan batu alam.
  • Natural Treatment adalah batu natural yang dipercantik (mungkin bisa dikatakan seperti operasi plastik bagi wanita). Beberapa Jenis Treatment antara lain: Heat Treatment(Pemanasan), Irradiation(Radiasi), Diffusion(Pewarnaan), Berylilium Heat Treatment(Pemanasan menggunakan kimiawi beryllium), Coating(Pelapisan Permukaan), Glass Filling(Pengisian krack/serat dalam batu dengan kaca/resin), Dyed(Pencelupan minyak). 
Batu Sintetic adalah duplikat dari batu natural karena memiliki komposisi yang persis sama, kekerasannya juga sama persis, Perbedaannya dengan Batu Natural adalah pembuatnya. Batu Natural dibuat oleh alam dengan waktu yang sangat lama sedangkan Batu Sintetic dibuat oleh manusia di laboratorium.  Biasanya di pasaran sangat jarang penjual yang mengatakannya sintetic, tapi biasanya menamakannya batu Masakan atau Batu Proses. Jadi jangan tertipu kalo menganggap batu Proses sama dengan Natural Treatment.   

Beberapa Jenis Batu Natural dan Sinteticnya: 

  • Blue Sapphire(Natural) x King Sapphire(Sintetic)

  • Ruby(Natural) x Merah Siam(Sintetic)

  • Star Ruby/Sapphire(Natural) x American Star(Sintetic)

  • Emerald/Zamrud(Natural) x Zamrud Chatam/Chatum(sintetic)

Batu Imitasi adalah tiruan yang terbuat dari kaca atau plastik   Demikian Artikel tentang Membedakan Batu Asli/Alami dengan Sintetic/buatan. Jika anda masih ragu2 baiknya bertanyalah pada Ahlinya atau silahkan test batu anda ke Lab Gemologi terpercya dan terdekat dikota anda. Waspadalah-Waspadalah!!


Sumber :


  • http://indopermatamulia.blogspot.com/2014/01/cara-membedakan-batu-permata-asli-atau.html
  • http://www.webpermata.com/p/batupermataasli.html
  • http://indopermatagallery.blogspot.com/2014/02/cara-membedakan-batu-permata-asli-atau.html

Batu Permata Amethyst Kecubung Ungu

Khasiat Batu Permata Amethyst Kecubung Ungu
AMETHYST KECUBUNG UNGU

Variasi Warna : Ungu, Ungu kemerahan, Ungu Muda
Kadar Transparasi : Transparan
Luster : Vitreous Index Bias : 1.544 -1.553
Kadar Keras : 7.0 Skala Mohs. Berat Jenis :  2.60 - 2.65  gr/cm3
Formula Kimia : SiO2 (Silicon Dioxide)
Sistem Kristal : Heksagonal Tahun ditemukan : Pra Sejarah
Wilayah Penghasil : Indonesia, Brazil, Zambia, USA, Uruguay.

Amethyst adalah batu permata yang terkenal dengan keindahan warna ungunya. Amethyst sudah dikenal sejak zaman pra sejarah, dan di zaman mesir kuno amethyst biasa untuk digunakan sebagai perhiasan. Banyak amethyst yang diukir indah ketika zaman itu.

Orang yunani kuno percaya jika batu kecubung ini mampun mencegah mabuk dan pada abad pertengahan, tentara eropa menggunakan amethyst sebagai zimat pelindung ketika berperang. Mereka meyakini bahwa amethyst mampu menyembuhkan dan memberikan ketenangan ketika berperang.

Amethyst berasal dari bahasa Yunani yaitu "Amethystos" yang artinya "tidak mabuk". Dari bahasa Yunani a-, "tidak" + methustos, "mabuk". Amethyst dianggap obat penawar yang kuat terhadap mabuk, itulah sebabnya mengapa gelas anggur yang sering diukir dari itu.

Di dalam satra Perancis abad ke-16, Di ceritakan bahwa Dionysus, Dewa Mabuk dan Anggur, sedang mengejar gadis yang bernama Amethystos, yang menolak cintanya. Amethystos berdoa kepada para dewa untuk tetap suci. Doa Amethytos pun di kabulkan dengan mengubah dirinya menjadi batu putih. Kemudian Dionysus (Dewa Mabuk dan Anggur) pin marah dan menuangkan anggur di atas batu putih itu sebagai persembahan, pencelupan kristal ungu. Demikian artikel Khasiat Batu Permata Amethyst Kecubung Ungu.


Ilustrasi batu kecubung
Warna ungu sampai merah muda adalah warna umum batu kecubung. Ada dua jenis kecubung yang dikenal di dunia yaitu amethyst banded danamethyst flowerAmethyst banded diyakini para kolektor batu mulia memiliki kekuatan untuk meningkatkan daya meditasi, membersihkan aura, membuka cakra, dan menolak energi negatif, baik yang berasa luar maupun dari dalam. Sementara, amthyst flowers mengandung energi ketenangan sehingga secara individu bisa menjalin kerja sama dengan orang lain yang menjadi sumber keberuntungan.
Khusus untuk masyarakat Indonesia, dikenal pula kecubung combong, yaitu kecubung yang memiliki lubang dari atas sampai bawah. Batu yang terakhir ini diyakini memiliki kekuatan gaib. Dari jenis potongannya, di pasaran dikenal kecubung berbentuk par cut, octagon cut, heart cut, dan round brilliant cut.
Apa sebenarnya kecubung itu? Secara ilmiah, kecubung atau amethyst ini merupakan sejenis batuan mineral kuarsa. Orang geologi menyebut batu ini sebagai batu mineral supercomposite yang terdiri dari lamella seperti belang di antara bagian kanan dan kirinya sebagai akibat tekanan mekanikal di dalam lapisan bumi selama jutaan tahun.
Corak dalam kecubung yang mirip sidik jari ini juga sebagai akibat hilangnya air dalam mineral tersebut dalam waktu yang sangat lama. Batu ini termasuk kelas batu mulia atau permata kelas 2 dengan kekerasan 7 pada skal Mohs.
Pendapat keliru yang berkembang di lingkungan para peminat dan kolektor batu mulia bahwa batu ini hanya ada di Indonesia itu pun hanya di kawasan Garut, Martapura, dan Pacitan. Pendapat ini jelas keliru, karena ditemukan fakta secara geologis bahwa di Brazil, Kanada, India, Russia, Madagascar, Namibia, Sri Lanka, dan Amerika, juga banyak ditemukan batu ini.

Struktur dan Warna Batu Kecubung

Kecubung alias amethyst adalah variasi batu kwarsa yang dikenal karena warna keunguannya yang manis. Warna ungu ini timbul akibat penyinaran dan ketidakmurnian elemen besi (yang pada beberapa kasus terkait dengan tidak murninya elemen transisi). Warna ungu juga diakibatkan oleh kehadiran elemen jejak yang menghasilkan pola-pola geometris kristal yang rumit. Kerasnya batu ini mirip dengan batu kwarsa, karena itu batu ini bisa diolah menjadi batu perhiasan.
Warna keunguan batu ini beragam, mulai dari ungu muda yang agak merah muda sampai ke ungu tua yang pekat. Batu ini bisa memunculkan warna-warna lainnya seperti biru dan merah, tetapi sangat jarang. Kualitas kecubung yang ideal disebut “deep Siberian”. “Deep Siberian” memiliki tingkat warna ungu mencapai 75% - 80% dengan campuran warna biru dan merah sebanyak 15% - 20%.
Batu kwarsa hijau sering dipertukarkan dengan kecubung hijau. Ini adalah penamaan yang salah karena kwarsa hijau sama sekali berbeda dengan kecubung. Nama yang benar untuk batu kwarsa hijau adalah vermarine.
Pada beberapa kasus, warna kecubung tersusun pada garis-garis parallel yang terpusat pada permukaan kristal. Ini tidak disukai oleh para pecinta batu perhiasan. Salah satu cara untuk menghilangkannya adalah dengan memotong batu tersebut dengan hati-hati sehingga tidak tampak ada garis-garis tersebut. Pemotongan seperti ini bukanlah hal yang mudah karena lapisan-lapisan yang terpisahkan oleh garis itu sangatlah tipis.

Persebaran Batu Kecubung

Selain di Indonesia, batu ini juga ditemukan di beberapa belahan dunia lain. Batu ini pada dasarnya mudah ditemukan di area dengan batu-batuan gunung berapi. Kecubung banyak ditemukan di Brazil. Selain banyak, batu yang ditemukan di Brazil pun besar-besar ukurannya. Selain itu, kecubung juga ditemukan di Uruguay, dan negara-negara sekitarnya.
Batu ini juga ditemukan dan ditambang di wilayah Korea Utara. Di Maissau, Austria pun masyarakatnya menambang batu kecubung. Kecubung-kecubung berkualitas tinggi biasanya adalah kecubung yang berasal dari Rusia. India bagian selatan, Zambia, Amerika Serikat, dan negara-negara lain pun memiliki kandungan kecubung.

Penggunaan Batu Kecubung dalam Sejarah

Batu ini tidak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga di berbagai belahan dunia yang lainnya. Misalnya di Mesir. Masyarakat Mesir Kuno sudah sejak lama mengenal kecubung dan memanfaatkannya sebagai batu permata. Banyak batu ini digunakan sebagai media seni ukir, di mana permukaan batu dijadikan media ukiran yang antik.
Sementara itu masyarakat Yunani meyakini bahwa batu ini mampu mencegah mabuk saat sedang meminum minuman keras. Adapun tentara Eropa di abad pertengahan mengenakan jimat kecubung di tubuhnya untuk melindunginya di medan perang. Mereka mempercayai bahwa batu ini memiliki kemampuan untuk menyembuhkan luka dan menjaga pemakainya agar tetap berkepala dingin. Sementara itu batu ini biasa dibuat menjadi manik-manik hiasan kuburan di zaman Inggris Kuno.
Pada abad ke-19, orang-orang yakin bahwa warna batu ini dipengaruhi oleh kandungan manggan. Akan tetapi, karena batu ini sangat mudah berubah, terutama jika terpengaruh oleh suhu yang panas, warnanya dianggap sebagai hasil dari sumber organik. Beberapa ahli mengatakan bahwa beleranglah mineral yang memengaruhi warna batuan ini.

Kekuatan Gaib Batu Kecubung Menurut Masyarakat Indonesia

Selain bentuk dan keindahannya, bagi masyarakat kita, batu ini diyakini memiliki kekuatan gaib termasuk dalam urusan pengasihan. Di pasaran dalam bermacam bentuk, harga batu ini  berkisar antara Rp50.000 sampai Rp1 juta, bergantung kualitas batu dan ukurannya.
Menurut para pedagang batu mulia, khasiat gaib dari batu ini akan keluar manakala batu ini dioleh secara alami, bukan menggunakan mesin gerinda dan pemoles. Selain melaksanakan puasa, para pembuat batu ini secara alami hanya menggosok-gosoknya dengan bambu hitam sampai betul-betul mencapai bentuk yang diinginkan.
Kekuatan batu ini, selain berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya supranatural, diyakini oleh para penggemarnya bisa meningkatkan kekuatan batin, meredakan sakit kepala, bahkan bisa mencegah keracunan manakala air minum dicelupi kecubung atau cawannya sendiri terbuat dari batu ini. Belum ada penelitian secara ilmiah tentang kandungan mineral pada batu ini yang bisa jadi penawar racun.

Mitos Batu Kecubung Bagi Masyarakat Yunani

Seperti disebutkan sebelumnya, masyarakat Yunani Kuno meyakini bahwa batu ini bisa menghindari seseorang dari mabuk akibat minum anggur. Kata amethyst sendiri berasal dari bahasa Yunani amethystos yang berarti “tidak mabuk”. Dengan demikian, masyarakat di sana mempercayai bahwa batu ini adalah penangkal mabuk. Itulah mengapa gelas minum anggur dibuat dari batu ini.
Sebuah puisi Prancis dari abad ke-16 menyebutkan bahwa suatu hari sang Dewa anggur, Dionysus, mengejar-ngejar perempuan muda bernama Amethystos. Amethystos menolak cinta Dionysus tetapi sang dewa terus memaksa. Akhirnya sang gadis berdoa kepada para dewa untuk tetap suci. Dewa Artemis mengabulkan doa tersebut dan mengubah Amethystos menjadi batu kristal berwarna putih, bersih dan suci. Karena merasa terhina akan penolakan Amethystos, Dionysus menyiram batu tersebut dengan anggur hingga warnanya berubah menjadi keunguan.

Tips Merawat Batu Kecubung

Karena kecubung merupakan jenis batuan berharga, Anda patut merawat dan membersihkannya dengan baik dan benar. Inilah kiat membersihkan batu ini.
  1. Bersihkan kecubung secara teratur di tempat membersihkan perhiasan.
  2. Sediakan air hangat yang sedikit dibubuhi sabun lalu sikat batu ini dengan sikat yang berbulu halus, ini adalah cara yang tepat untuk membersihkan batu ini.
  3. Hindarikan kecubung diterpa sinar matahari panas dalam waktu lama karena diyakini akan memucatkan warnanya.
  4. Hindari terkena gores atau gesekan dengan batu mulia yang lain.
  5. Zat-zat kimia dalam parfum dan hairspray bisa membentuk lapisan di atas permukaan kecubung yang mengakibatkan batu terlihat kusam.

Selfie manis ala anak SMA










Selfie Cantik Nan Manja ...mauu?











Cara Unik Narsis Ala SPG Mobil







Pink Selfie Lucu Banget gan ....






Amethyst History / Sejarah Batu Akik Kucubung

Bapa mineral Gregoius Agricola bukan orang pertama yang menemukan keindahan Amethyst yang kaya akan sejarah, mitos dan legenda. Tapi sebelum-sebelumnya sudah banyak cerita mengenai Amethyst ini.


Amethyst berasal dari huruf Yunani yang berarti tidak mabuk. Menurut legendanya, seorang  Dewa Anggur Dionysus atau lebih di kenal Bacchus pada jaman Romawi, dalam keadaan mabuknya berkata, barang siapa yang masuk pertama kali ke pintu gerbang ini akan di makan singa. Selang tak berapa lam masuk dewi Diana, wanita yang di cintai Dionysus, dan untuk menyelamatkan dirinya,Diana merubah dirinya sendiri patung. Sehingga sangat sedihlah hati Dionysus, lalu Ada yang bilang batu itu dituangi wine sehingga menjadi ungu, ada yang bilang batu itu terkena air mata Dionysus sehingga menjadi ungu.


 
Menurut sejarahnya batu ini di berikan Musa kepada Harun yang mana pada waktu itu adalah pemimpin agama tertinggi di Israel dibawah Musa, karena amethyst melambangkan spirit of God. Makanya Amethyst di kenal dengan 'Bishop Stone' dan di pakai oleh para pastor Katolik di jari kedua tangan kanan sebagai simbol kesalehan, kemanusian, kerohanian, dan kekudusan.


Di pakai dalam mahkota kerajaan Inggris karena merupakan simbol kemakmuran dan kesejahteraan.Dan Ratu Charllote isteri dari Raja Georgeus III dari Inggeris mengenakannya sebagai kalung. 



 
Bangsawan Mesir memakainya untuk pemujaan. Karena di percaya sebagai batu pelindung. melindungi dari penyihir, pikiran negatif seperti perasaan bersalah dan takut, dan marabahaya. 




 Pliny The Elder yang di kenal sbg orang pertama yang membuat ensiklopedia mengatakan bahwa Amethyst dapat menangkal santet .







Catherine the Great Russians memakainya, bahkan menyebarkan orang-orangnya ke seluruh dunia untuk mencari batu ini.

 


 
Amethyst juga di temukan di  Aztec burial sites.





 Leonardo Da vin ci berkata "Amethyst holds the power to dissipate evil thoughts and quicken one's intelligence." Artinya amethyst memiliki kekuatan untuk menyingkirkan pikiran jahat dan meningkatkan kecerdasan seseorang.
  

 
Amytheist dlm beberapa culture dikatakan dapat melindungi hasil panen dari hama belalang dan gulma, membawa keberuntungan dalam perang dan perburuan, mengusir roh jahat, memberikan inspirasi kpd para intelektual.












Variasi Warna : Ungu, Ungu kemerahan, Ungu Muda Kadar
Transparasi : Transparan Luster : Vitreous Index Bias : 1.544 -1.553
Kadar Keras : 7.0 Skala Mohs. Berat Jenis : 2.60 - 2.65 gr/cm3
Formula Kimia : SiO2 (Silicon Dioxide)
Sistem Kristal : Heksagonal Tahun ditemukan : Pra Sejarah
Wilayah Penghasil : Indonesia, Brazil, Zambia, USA, Uruguay.

Amethyst adalah batu yang terkenal dengan keindahan warna ungunya. Amethyst sudah dikenal sejak zaman pra sejarah, dan di zaman mesir kuno amethyst biasa untuk digunakan sebagai perhiasan. Banyak amethyst yang diukir indah ketika zaman itu. Orang yunani kuno percaya jika batu kecubung ini mampun mencegah mabuk dan pada abad pertengahan, tentara eropa menggunakan amethyst sebagai zimat pelindung ketika berperang. Mereka meyakini bahwa amethyst mampu menyembuhkan dan memberikan ketenangan ketika berperang.



Batu kelahiran (birthstone) mengacu pada batu permata yang secara tradisional berhubungan dengan tanggal lahir seseorang dan dianggap membawa keberuntungan dan kesehatan untuk orang tersebut.
Diantara sekian banyak jenis batu permata, batu kecubung (amethyst) dianggap sebagai batu kelahiran bulan Februari.
Terdapat sejarah, mitos, serta keyakinan yang terkait dengan batu kecubung. Artikel berikut akan menguraikannya.

Batu Kecubung

Dua belas lambang zodiak adalah interpretasi astrologi dari batu kelahiran yang seiring dengan jumlah dua belas bulan dalam satu tahun.
Sebagai batu kelahiran untuk Februari, batu kecubung dianggap sebagai batu kelahiran untuk semua orang Aquarius, yaitu mereka yang lahir antara tanggal 20 Januari – 18 Februari.
Istilah ‘amethyst’ berasal dari kata Yunani ‘amethystos’ yang berarti obat untuk mencegah mabuk yang juga mencerminkan sifat batu permata ini.
Batu kecubung termasuk dalam keluarga Quartz (silikon dioksida) dan memiliki berbagai nuansa warna dari ungu hingga kebiruan.
Pernah dianggap lebih berharga dari berlian, kecubung merupakan batu permata yang populer digunakan dalam perhiasan.
Batu kecubung memiliki struktur kristal heksagonal dan banyak ditemukan di Brasil, Madagaskar, Namibia, Zambia, Rusia, Sri Lanka, India, dan Amerika Serikat.

Warna

Pucat ungu, merah-ungu, dan ungu tua merupakan rentang warna umum dari batu kecubung.
Uniknya, warna batu kecubung dalam bentuk murninya (tanpa pengotor) adalah bening.
Selain ungu, terdapat pula jenis batu kecubung yang lebih langka berwarna hijau.

Makna dan Karakteristik

Batu kecubung dipercaya memiliki sifat yang membawa stabilitas, perdamaian, keseimbangan, keberanian, kekuatan internal, ketulusan, dan ketenangan.

Batu ini juga diyakini efektif mengobati masalah kesehatan yang berhubungan dengan gejala kecanduan, sakit kepala, insomnia, artritis, nyeri, masalah sistem peredaran darah, dan penyembuhan secara umum.
Dengan mengacu pada asal kata Yunani, batu kecubung dianggap sebagai batu yang bisa mencegah dan mengobati mabuk alkohol dan jenis kecanduan lain.
Oleh karena itu, batu kecubung bertindak sebagai kekuatan stabilisasi bagi mereka yang berusaha untuk mengatasi perilaku adiktif.

Sejarah Batu Kecubung

Sejarah batu kecubung membawa kita kembali ke cerita mitologi Yunani-Romawi.
Menurut mitologi tersebut, Bacchus -sang dewa anggur- memiliki dendam kepada Diana.
Untuk membalas dendam, Bacchus menyatakan bahwa orang pertama yang dia temui dalam perjalanan melalui hutan akan dimakan oleh harimau miliknya.
Orang pertama yang bertemu dengan Bacchus ternyata adalah seorang gadis cantik bernama Amethyst yang sedang dalam perjalanan untuk menyembah di kuil Diana.
Saat diserang, Amethyst memanggil Diana untuk menyelamatkannya. Diana kemudian mengubah Amethyst menjadi sosok batu putih bersih dan berkilau.
Menyadari kesalahannya, Bacchus kemudian menuangkan anggur pada batu tersebut sehingga membuat batu kecubung berwarna keunguan.
Pada masa Roma kuno, batu kecubung akan dimasukkan dalam gelas anggur untuk mencegah peminumnya menjadi terlalu mabuk.
Selain itu, orang Mesir kuno percaya batu kecubung memiliki kekuatan yang digunakan untuk menjaga makam firaun.
Selama periode abad pertengahan, batu kecubung digunakan sebagai obat untuk mencegah kantuk, mempertajam kecerdasan, melindungi pemakainya dari sihir, dan membawa kemenangan dalam pertempuran.
Menurut mitologi Arab, batu kecubung (amethyst) akan melindungi pemakainya dari mimpi buruk dan asam urat, serta dianggap sebagai batu kesetiaan dan kekuasaan.[

Trend Foto Grufie Kembar Narsis (33 Foto)

Masih banyak orang yang lebih suka berfoto bareng grup atau grufie, dibandingkan foto sendiri atau selfie. Hal itu menunjukkan bagaimana groufie dapat menjadi tren yang berkembang karena memiliki jauh lebih banyak nilai sosial dibanding selfie yang hanya dilakukan sendiri untuk disebar ke media sosial.
“Ternyata menurut survei yang kami lakukan tahun ini terhadap 300 responden di Indonesia, 78% merasa  #groufie lebih menyenangkan daripada selfie karena aktivitas ini melibatkan grup. Namun 46% di antara mereka tidak percaya diri untuk berdekatan melakukan #groufien," kata  Febrina Herlambang, Brand Communication Manager P&G Indonesia. Head & Shoulders.
Menurut survei SelfieCity 2014, foto selfie yang diunggah di media sosial hanya 3%-5%. Kini banyak orang lebih suka mengunggah foto makanan, hewan peliharaan, dan yang paling penting foto bersama teman-teman dan keluarga. #groufie juga menjadi salah satu tren yang banyak diunggah di berbagai media sosial. Bukan hanya wanita yang mengunggah #groufie mereka, tapi juga pria bersama teman atau rekan kerjanya.
Alasan, mengunggah foto berkelompok,  #groufie di media sosial bisa menjadi tren dalam waktu singkat, karena beberapa alasan.
Menurut rilisnya, dari hasil survei Head & Shoulders terhadap 300 responden di Indonesia yang mengungkapkan 78% berpikir lebih senang ketika melakukan #groufie dibanding selfie. Lalu 73% berpikir lebih terlihat bahagia ketika mereka ada dalam foto #groufie dibanding ketika mereka selfie. Kemudian 56% berpikir mereka terlihat lebih menarik ketika mereka berada pada foto #groufie dibanding foto selfie.




































Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...