Entri Populer

Dicky Zainal Arifin, Arkhytirema: Moyang Urang Sunda

Samar samar saya menangkap Dicky Zainal Arifin rupanya menyisipkan pesan bahwa nenek moyang Urang Sunda adalah bangsa Lemurian (Dicky sendiri Urang Sunda dan tinggal di Bandung). Sebuah bangsa yang nabi Adam mengharapkannya menjadi role model bagi bangsa bangsa lain sealamsemesta. Mereka bangsa Lemurian menggunakan bahasa yang disebut bahasa Sunda. Beberapa kata lemurian diadopsi menjadi bahasa Sunda kiwari (masa kini) seperti kata nuhun untuk menyatakan terima kasih. 
Beberapa cerita rakyat Sunda seperti Nini Anteh (yang pergi ke bulan) diyakini sebagai warisan cerita yang berdasar pada teknologi yang dikembangkan bangsa Nirranthea sebagai pengembang satelit bumi atau bulan. Bagi Dicky, bulan adalah hasil rekayasa teknologi yang terbuat dari logam. Kalaupun ada 'lapisan' tanah sekarang, itu sisa sisa tumbukan dengan asteroid selama jutaan tahun. Dengan sendirinya spekulasi adanya gunung berapi di bulan setidaknya terpatahkan. Namun siapa yang 'memesan' bulan untuk bumi belum jelas betul. Bangsa Lemurian rupanya sudah terbiasa bergaul dengan bangsa bangsa alien dari galaksi lain. Bangsa Nirranthea tadi hanya bagian kecil dari warga Galaksi. Bangsa Alien Mosram dipercaya menjadi bangsa dibalik kejayaan bangsa Mesir dan Maya. 
Kerajaan pertama di Nusantara adalah Salaksanagara dengan rajanya, siapa lagi kalau bukan Arkhytirema. Versi Dicky ini berimpit dengan versi umum bahwa raja pertama adalah Aki Terum dengan kerajaan yang bernama Salakanagara. Kerajaan Salakanagara ini yang menurunkan kerajaan Tarumanagara. Namun versi Dicky akan sedikit aneh karena Salakanagara tercatan berdiri pada 130 Masehi. Terpaut jauh dari waktu eksisnya Arkhytirema sebelum masa neolitikum. Kecuali ada versi salakanagara lebih purba, atau Arkhytirema yang sanggup hidup hingga ribuan tahun.....

Konsekuensi lain dari sejarah versi Dicky adalah berarti raja raja Sunda yang selama ini dikenal lebih kuat darah biru Indianya (Dewawarman adalah orang India yang menjadi raja di Salakanagara, dia menantu Aki Terum) ternyata kuat juga darah biru Lemuriannya. Barangkali ini mungkin juga menjadi penjelasan awal mengapa raja raja Sunda cenderung monotheis ditengah pengaruh Hindu yang kuat polytheis. Apakah 'kesaktian' raja raja Sunda yang kita sering dengar itu juga warisan dari Arkhytirema, hanya Dicky yang bisa menjawab.
Bangsa Lemurian dulu juga kerap diceritakan menjalin hubungan internasional terutama dengan dua bangsa besar lainnya di bumi yaitu China dan India. Bangsa Lemurian kemudian hancur akibat serangan bangsa Atlantean. Kisah bangsa Atlantean kemudian diceritakan kembali oleh Plato (300 SM) dari Yunani dengan sebutan Atlantis. Mereka bangsa Atlantis pun akhirnya hancur oleh peristiwa banjir besar nabi Nuh sekitar 10.000 SM. Plato sendiri mendengar kisah Atlantis ini dari penuturan seorang pendeta Mesir tanpa menyebut letak pasti pusat peradabannya. Makanya letak geografis Atlantis dulu sampai saat ini masih diperdebatkan. Namun dengan novel Arkhytirema, Dicky sependapat dengan profesor Santos, bahwa letak Atlantis adalah di Nusantara!

Pertanyaannya adalah kalau bangsa Lemurian digambarkan begitu hebat dalam hal teknologi dan peradaban, mengapa akhirnya harus runtuh ditangan bangsa Atlantis yang tidak lebih canggih teknologinya. Satu pertanyaan yang saya belum temukan dalam dua buku pertama trilogi Arkhytirema. Kita tunggu buku ketiganya.
 
http://esanugrahaputra.blogspot.com/2013/04/dicky-zainal-arifin-arkhytirema-moyang.html

Adakah manusia super jenius di dunia ini?

Dari hasil penelitian, otak manusia mempunyai 1 triliun sel, dengan 100 milyar sel aktif. Setiap sel itu mampu membuat jaringan sampai 20.000 sambungan tiap detik.

Dengan kondisi yang seperti itu, seorang master trainer dari Brains Power Indonesia, Irwan Widiatmoko mengatakan, “Apabila seluruh informasi alam semesta ini dimasukkan ke dalam otak kita, otak kita tidak akan penuh.” Begitu yang dikutip dari http://www.kompas.com tanggal 25 Agustus 2008.

Adakah manusia super jenius di dunia ini?
Jawabnya adalah Nabi Adam AS, yang merupakan leluhur seluruh umat manusia…
Kok bisa?
Soalnya beliau adalah satu-satunya makhluk, yang berhasil mempresentasikan keadaan seluruh alam semesta ini di hadapan Allah SWT. Kenyataan inilah yang membuat para para malaikat terkagum-kagum, dan mereka pun sujud kepada Adam AS dan mengagungkan kebesaran Allah SWT.
Kisah ini termuat dengan jelas dalam QS Al Baqarah ayat 33—34.
(33) “Dia (Allah) berfirman, ‘Wahai Adam! Beritahukanlah kepada mereka nama-nama itu!’ Setelah dia (Adam) menyebutkan nama-namanya, Dia (Allah) berfirman, ‘Bukankah telah Aku katakan kepadamu, bahwa Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan Aku mengetahui apa yang kamu sembunyikan?’.”
(34) “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, ‘Sujudlah kamu kepada Adam!’ Maka mereka pun sujud kecuali iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir.”
Jadi kalau ada yang bilang, kecerdasan adalah faktor bibit atau keturunan, hal itu berarti semua manusia (termasuk kita ini) punya potensi jadi manusia super jenius.

Sebenarnya struktur otak Nabi Adam AS, relatif sama dengan struktur otak manusia kebanyakan, termasuk kita. Bedanya, Sang Nabi pertama itu sudah secara optimal memakai semua potensi otaknya.
Bagaimana dengan kita?
Berpikir saja biasanya malas. Kita lebih suka melihat orang lain yang jadi lebih jenius. Dan dari penelitian pula, kita ini kebanyakan hanya memakai daya otak kita sebesar 10%…
Jadi… apa yang mesti kita lakukan?
Yach, pilihan ada di tangan masing-masing. Yang jelas, orang-orang di Jepang itu memaksimalkan potensi otaknya dan mereka jadi bangsa yang besar.

Sejarah mencatat Jepang yang pernah dibom atom pada masa Perang Dunia II di Hirosima dan Nagasaki. Peristiwa itu menyebabkan kerugian dan kerusakan parah serta nyaris melumpuhkan perekonomian Jepang secara keseluruhan.

Namun tidak butuh lebih dari dua dekade, usaha yang keras dan kegigihan bangsa Jepang telah membuatnya kembali menancapkan giginya sebagai bangsa yang besar. Bahkan sampai saat ini Jepang dianggap sebagai salah satu ikon bangsa yang maju dan berbudaya di Asia.
Jadi, semuanya terserah kita. Apakah kita mau memaksimalkan kemampuan otak kita dan menjadi orang yang sukses atau hanya orang yang biasa-biasa saja.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...