Entri Populer

Cara Mendatangkan Benda Mustika

Dalam sebuah ritual, untuk mendatangkan mustika dari dimensi alam gaib, adalah suatu pekerjaan yang tidaklah mudah bagi siapapun juga, khususnya bagi pecinta dunia mistik maupun para ahli bathin lainnya. Disamping mustika yang diharapkan masih dalam lingkup cengkraman mahluk dimensi lain yang tidak bisa dilihat oleh mata kasar kita, begitu pula dengan keberadaan mustika itu sendiri yang slit dideteksi oleh pandangan mata kasat biasa.
Dalam sebuah pelaturan dunia supranatural. Untuk membuktikan permohonan dari suatu ritual yang kita gelar hingga bisa mendapatkan mustika darinya (bangsa gaib) tentunya tidak semudah yang kita harapkan melainkan butuh prosesi panjang. Dimana proses ini tak lain, kita sebagai pecinta dunia mistik yang menginginkan mustika dari alam gaib harus terlebih dahulu kuat secara bathin, baik dalam segi berpuasa maupun dalam memahami perjalanan dzikir secara istikomah serta dasar dan pengalaman yang memadai. Hingga dengan adanya prosesi ini tubuh kita punya daya tarik, khususnya dalam mendatangkan mustika bersifat bathiniyah.
Bukan hanya sampai disini, dalam proses mendatangkan mustika, kita juga terus dituntut secara nalar bathin, kepekaan dan rasa percaya diri yang menunjang sehingga dalam suatu proses ritual yang kita jalani nanti akan menemui keberhasilan.
Namun dalam kenyataan yang banyak dilakukan oleh sebagian kalangan , banyak diantara pecinta dunia mistik mengalami kegagalan dalam tahap seperti ini. Mereka tidak mampu membuktikan sampai ketingkat mendatangkan mustika yang diinginkannya. Mengapa?
Cara kegagalan seperti ini sudah biasa terjadi dikalangan spiritual pencari mustika, namun setidaknya, tidak harus selalu gagal bukan?
Nah, biasanya kegagalan ini banyak akibat dari berbagai factor yang harus dipikirkan, tentunya, semuanya akan kembali lagi, kediri kitanya masing masing. Sebab bagaimanapun juga, meminta mustika dari bangsa gaib tidak semudah seperti membeli sesuatu dialam kita sendiri. Disana kita harus kuat segalanya, sebab bisa jadi kemungkinan, kita akan menghadapinya penuh lika liku dantantangan serta marabahaya
Disini Misteri seringkali kali menemukan orang orang yang gagal dalam perburuan mendatangkan mustika, biasanya mereka selalu mencari tempat sepi, seperti bertirakat diberbagai tempat kramat/ tempat menyepi lainnya. Konon hampir semua dari para tirakat ini, ingin sekali membuktikan, bahwa pemberian dari gaib itu ada, seperti yang banyak dilakukan para spiritualis lain, yaitu, meminta mustika, pusaka maupun azimat lainnya.
Namun cara yang mereka lakukan tidak semuanya berhasil. Bahkan, walau mereka telah bersusah payah dengan menyediakan beraneka macam sarana yang disukai oleh bangsa gaib, namun hasil yang diinginkannya belum juga menemui keberhasilan, sehingga dengan banyaknya kegagalan dari para pecinta dunia mistik ini banyak diantara mereka yang akhirnya berpaling penuh kekecewaan. Terang salah satu yang Misteri temui.
Nah, dari banyaknya mereka yang gagal dalam tahap seperti ini , tentunya semua ini ada factor lain yang mungkin mereka belum ketahui apa yang penyebabnya sehingga harus menemui kegagalan?
Disini yang terpenting, bahwa bangsa gaib tidak seperti halnya bangsa kita yang mempunyai jiwa welas asih secara muthlak, mereka selalu memakai aturan, dimana aturan ini bangsa kita harus benar benar jeli dan tepat dalam mengikuti apa yang menjadi pelaturannya.
Dari cara dan sulitnya mendatangkan mustika dari alam gaib, disini jelas sekali kita harus terus belajar sampai kepuncak pembuka dimensi alam lain, yaitu dengan mengikuti struktur ilmu pergaiban. NAmun, adakah ilmu bersifat mendatangkan mustika yang lebih mudah untuk dipelajari? Disini Misteri akan sedikit membeberkan salah satu rahasia tentang mendatangkan mustika bernuansa gaib secara mudah.
Bagaimana tata c aranya?
Dalam dhaukiyatul ilmu yang pernah diajarkan pamanda pada Misteri, pada saat usiaku baru menginjak 9 tahun, sesungguhnya siapapun bisa mendatangkan mustika dari alam gaib apabila dalam diri kita sudah mengikuti tiga hal.
1. setiap ritual, tempat harus dalam keadaan gelap dan tidak boleh ada rasa takut sedikitpun saat menjalankan prosesi ritual seorang diri.
2. tidak boleh banyak berhayal/ berandai andai/ takut, disaat ritual sedang berlangsung.
3. Memahami tentang sarana pergaiban yang harus disiapkan sebelum ritual dimulai.
Apabila dari tiga hal ini kita sudah mampu melaksanakannya, langkah selanjutnya tentu akan lebih mudah untuk mendatangkan mustika kapanpun kita mau .
Caranya, ada beberapa kiat khusus yang dimana setiap kita menginginkan sebuah mustika, maka mustika itu akan datang sendiri kekita. Cara seperti ini sudah dibuktikan puluhan kali oleh, Misteri, yaitu dengan tata cara yang diambil dari ilmu sapta jaya, ajaran dari seorang anak ratu legendaries, ibu ratu laut kidul, Sri andini.
Didalam kitab itu diterangkan secara jelas;
“ Antakusuma sir pangeran jubah ireng, gusti agung witwitane pungkasan, cahaya sampurna rempah dayung ing panggonan lungguh jumeneng, moksa lahir katon urip, kasat bathin hijab lahir, rempah pitu wangi sampurna, padang siji warna abang, getah telu dadi panganggon, kayu telu dadi ijabah, banyu siji wadah sampurna”
Kurang lebih yang artinya; “ Lewat karomah yang dibawa oleh kanjeng sunan, Kali Jaga, beserta izin dari keagungan gusti sang cipta alam semesta, bahwa manusia bisa meminta dan diminta oleh mahluk alam lain (gaib) yaitu dengan sebuah penghormatan yang menurut mahluk alam lain sangat disukai. Diantara penghormatan ini adalah, sebuah sarana yang harus disiapkan sebelum kita melakukan sebuah kontemplasi/ ritual. Sebab dengan adanya sarana ini, kita akan bisa mencapai puncak mukobalah/ sarana yang kita sajikan akan diberikan sebuah imbalan dari bangsa gaib. Disini sarana yang dimaksud, wewangian berjumlah tujuh macam( madat tengkorak, madat dua ekor naga kembar, lima lidi hio, kemenyan jawa, kemenyan arab, minyak sulthon dan minyak duyung putih) satu lilin warna merah ( yang dimaksud lilin disini, lilin kecil merk, assiryani) tiga macam getah ( getah pohon jaran, getah pohon randu, getah pohon kesemek/ ganjen) tiga macam kayu ( cendana, gahru, naga sari) dan satu gelas air putih”
Sebagai kesempurnaan dari ritual ilmu sapta jaya, semua sarana ini harus disiapkan terlebih dahulu sebelum ritual dilaksanakan dan sesudah itu baru kita memulainnya. Untuk mendatangkan mustika sendiri amalan yang harus dibaca sebagai berikut;
- Ya insun cabang bayi………( sebut nama kita sendiri) minta dengan suatu penghormatan, terima dengan suatu kegembiraan, saya minta hak milik yang cocok untuk badan kita sendiri lewat sarana sapta jawa. Mustika dua arah, bumi maupun langit. Al fatihah. 7x
- Karirin 100x
- Tatlihin thuronin birhatihin. 111x
- Lahaula wala kuwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim. 7x
- Ij’alnaa…….( memohon untuk didatangkan mustika) assalamu alaikum waalaikum salam.
Untuk tata cara yang lebih komplit, siapkan satu kamar kosong, atau tempat sepi lainnya. Disini masalah tempat ritual bebas, yang penting bersih dan sepi dari anak anak maupun orang lain yang biasa masuk ketempat/ kamar tersebut. Intinya, malam itu juga tempat ritual tadi tidak boleh dimasuki orang lain selain diri kita sendiri.
Nah cara awal adalah siapkan semua sarana jadi satu dalam satu wadah, lalu siapkan pula air putih satu bascom kecil, disebelahnya.
Lalu taruhlah lilin merah ditengah sarana yang sudah disiapkan, mulailah kita bertawassul dan selanjutnya baca amalan yang tadi Misteri tulis, bila sudah selesai,. nyalakan lilin tadi dan padamkan kamar, kemudian kita sendiri harus keluar dari kamar tersebut. Maksudnya, kamar tadi hanya diterangi oleh nyala lilin dan kita sendiri tidak boleh ada dalam kamar tersebut. Mengapa?
Disini, Misteri akan sedikit membuka rahasia. Dalam pandangan ahlul gaib, mereka (para gaib) terus memantau siapapun yang ritual dengan sarana seperti ini, namun kebanyakan dari pecinta mistik tingkat pemula, hayalan mereka acapkali tidak bisa dijaga tatkala ritual sedang digelar. Maksudnya, pikiran kita selalu dihinggapi hayalan, seperti, punya pikiran yang macam macam, hayalan yang berlebihan, rasa takut yang mendalam karena sedang menghadapi ritual seputar gaib, dan lain sebagainya.
Sedangkan menurut bangsa gaib, hal seperti ini sangat bertentangan dengan hukum yang berlaku dialam sana. Bangsa gaib paling tidak menyukai bagi para spiritual yang mengedepankan pikiran maupun hayalan seputar gaib disaat ritual sedang digelar dan cara mereka seperti ini yang hampir banyak dilakukan seputar pecinta mistik pemula, menjadikan bangsa gaib yang seharusnya memberi sebuah mustika malah pergi tanpa mengindahkan sarana dan ritual yang sudah susah payah dilaksanakan.
Hal seperti ini juga yang banyak terjadi ditubuh para pecinta dunia mistik yang selalu gagal dalam menjalankan ritual mendatangkan mustika dari alam gaib.
Jadi sebaiknya bagaimana? Dalam sebuah prosesi ritual, kunci utama adalah menjaga ketenangan, rasa dan pikiran kita sendiri untuk tidak terpedaya dalam menghadapi perubahan suasana atau tempat bernuansa mistik. Biarkan semua berjalan apa adanya dan fokuskan segala pikiran kita untuk bisa menyelesaikan ritual dengan tanpa dihantui rasa takut dan pikiran lainnya. Nah cara seperti ini yang diinginkan para gaib, sehingga dengan mudahnya mereka akan memberi sebuah mustika yang kita inginkan, sebab menurut mereka, cara ritual seperti ini dianggap ihlas dan sangat disukai para gaib.
Satu lagi, dalam prosesi ritual mendatangkan sebuah mustika dari alam gaib, kita tidak boleh meminta mustika terserah keinginan kita sendiri, seperti mustika merah delima, misalnya. Tapi kita hanya boleh minta sebuah mustika yang menjadi jodoh dari badan kita sendiri, sebab disamping kegagalan banyak dari factor hayalan dan juga dari keinginan kita sendiri yang tidak seimbang.
Seperti contoh yang banyak terjadi. Banyak diantara mereka yang olah bathinnya masih tanggung, namun mereka selalu ingin punya sebuah mustika berkekuatan “mustika merah delima” yang sungguh luar biasa akan manfaat dan keistimewaan lainnya. Ya, jelas disini tidak akan mungkin terjadi.
Jadi pada intinya, agar ritual kita membawa hasil, setelah amalan tadi dibaca dan lilin dinyalakan serta lampu kamar dipadamkan, kita langsung aja keluar dari kamar tersebut dan boleh masuk lagi untuk mengecek mustika dari alam gaib yang kita inginkan setelah lilin yang tadi dinyalakan itu padam. Semoga dengan pemaparan yang Misteri tulis ini akan ada manfaat khususnya bagi pecinta mistik, sebagai kajian seputar dunia supranatural. 


http://firman-luarbiasa.blogspot.com/2010/03/mendatangkan-mustika-artikel-artikel.html

Kisah Mistik Mustika Merah Delima

MD atau merah delima adalah batu yg sangat berharga. Biasanya kecil warna merah (bila masih muda) atau merah kehitam-hitaman yang ditengahnya ada titik putih menyerupai biji delima. Keistimewaan merah delima :
1. Kebal dari senjata apapun baik yg zohir maupun yang ghoib.
2. Pengobatan untuk semua penyakit.
3. Yg memiliki menjadi supranatural yg Handal.
4. Mampu merubah air dlm gelas menjadi merah darah(ingat yg asli berubahnya perlahan dan lebih dari 1 gelas).
Dalam pengupasan dunia supranatural, kita tidak bisa hanya berpegang dalam satu ilmu syar’i saja, melainkan harus memahami tentang ilmu tauhid/ilahiyah. Sebab, bila kita hanya berpegang dalam satu hijjah/hukum fiqih semata, maka pemahaman kita hanya sebatas syirik, musyrik dalam menanggapi arti supranatural, yang kian berkembang.
Sesungguhnya dalam ma’rifatul ilmi, sudah jelas diterangkan, bahwa siapapun ahli batin yang mau terus mendekatkan dirinya pada Allah SWT, lewat kedzuhudan, tirakat, keikhlasan dan kesabaran hati, maka sebagai mempermudah jalannya, Allah SWT akan mengutus para malaikat, nabi dan waliyullah, untuk memberikan suatu ilmu. Walmaritatul karomah, dengan jalan orang itu akan selalu diberikan wujud ilmu yang berupa tahkikul wujud. Seperti, batu merah delima, shafir, yaman dan lain sebagainya.
Cara seperti ini pernah kualami lewat bimbingan sang guru mursyid kamil ma’rifatillah, Habib Syekh Al-Adzomatul Khon. Saat dibimbing ilmu wahdatul wujud, di masjid Sang Cipta Rasa Kasepuhan Cirebon.
Nah, dari proses perjalanan yang kulami, pada suatu kontemplasi, sahabat Ali r.a. datang dikamarku dan memberikan sebutir batu merah delima, sebagai perjalanan menuju ilmu yang lebih tinggi.
Dua bulan kemudian, Nabiyullah Khidir as, juga memberikan satu buah batu merah delima. Lalu dilain waktu, Mbah Kuwu Cakra Buana, Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani dan yang terakhir Abi Khanjeng Sunan Gunung Jati, ketiganya juga memberikan batu merah delima yang sama.
Dari kelima batu merah delima tersebut, bertahun-tahun aku menyimpannya. Dan hanya bila diperlukan saya, piranti itu baru bisa digunakan sebagai alat berkomunikasi dengan salah satu dari mereka yang memberikan.
Sebagai pembuktian dari kekuatan khodam yang terkandung didalam batu merah delima yang kupunya, pernah pada suatu hari, aku kedatangan tiga kyai asal Jawa Tengah. Juga tanpa mengurangi keyakinanku untuk selalu memohon kepada Allah SWT, pada waktu itu, entah dari mana kyai Muhtar beserta dua rekannya yang sama berprofesi sebagai ulama khosis,  yaitu kyai Aziz dari daerah Lumajang dan kyai Hasan Bisyri dari Rembang.
Mereka ingin meminjam pusaka BEDOR BATU KOPLAK asal pemberian dari Prabu Kian Santang, putera dari Prabu Siliwangi, Padjajaran. Setelah mufakat, sejodoh batu koplak tersebut dibawanya. Dan sebagai tanggung jawabnya, salah satu kepercayaanku ikut serta dalam mendampingi mereka.
Menurut orang kepercayaanku yang ikut bersama mereka, ternyata sejodoh batu koplak dibawa ke sebuah rumah kosong, yang mungkin sudah dipersiapkan sebelumnya untuk dijadikan tempat ritual mendatangkan dana gaib. Tepatnya, diperbatasan antara Cirebon-Kuningan.
Masih seputar cerita temanku. Bahwa malam itu, tepatnya pukul 24.30 wib. Mereka bertiga mengadakan sebuah ritual khusus dirumah kosong tersebut. Dan pada jam 03.00 dini hari, tiba-tiba dari atas terdengar suatu bising seperti benda jatuh saling berurutan tiada henti-hentinya.
Ternyata, benda yang jatuh tadi berupa uang lembaran 100.000, banyaknya tiada bisa terhitung. Namun, baru saja salah satu dari mereka mau menutupnya dengan do’a, tiba-tiba ketiganya terlempar dengan kerasnya dan pada akhirnya dari kejadian itu, uang yang begitu banyaknya berserakan raib kembali karena belum sempat dikunci.

Lantas, bagaimana nasib ketiga kyai tersebut?

Setelah lampu rumah dinyalakan, hanya kyai mukhtar-lah yang masih sadar. Sedangkan kyai Hasan Bisyri sendiri pingsan, dan kyai Aziz meninggal. Lewat isyarat yang diterima oleh kyai Mukhtar, temanku disuruh cepat-cepat menemuiku untuk menceritakan sebenarnya.
Hari itu juga aku berangkat menuju kelokasi yang menjadi melapetaka. Singkat cerita, lewat batu merah delima dari pemberian Kanjeng Abi Syekh Syarif Hidayatullah yang dimasukkan dalam air mineral dan air tersebut dicipratkan ke tubuh kyai Hasan Bisyri, beliau langsung siuman.
Tanpa mengurangi keyakinanku untuk selalu memohon kepada Allah SWT, air batu merah delima tadi kucipratkan pula ketubuh kyai Aziz yang sudah agak membiru karena sudah lama pingsannya.
Apa yang terjadi? Subhanallah. Lewat keagungan Allah SWT, kyai Aziz hidup kembali dari kematian. Maha Besar Allah atas segala karunia yang dilimpahkan lewat karomah batu merah delima dari pemberian Abi Kanjeng Syekh Syarif Hidayutullah.
Cerita lain kekuatan batu merah delima pemberian Mbah Kuwu Cakra Buana. Suatu hari, lewat perantara pak Ahmad asal daerah Sawo Jajar, Brebes, Jawa Tengah. Batu itu ingin dibelinya oleh salah satu pejabat negara asal Purwakarta dengan mas kawin 5 miliyar.
Namun pada kenyataannya, Pak Ahmad menghibahkan batu itu seharga 21 miliyar padanya. Awalnya, transaksi tersebut berjalan dengan mulus, namun saat mau mengambil uang di Bank, tiba-tiba keempat ban mobil pecah.
Dari kejadian itu, secara gaib ada yang membisikkan ke telingaku, bahwa tansaksi ini tidak mulus adanya. Pada akhirnya transaksi pun dibatalkan.
Berbeda dengan kekuatan yang ada pada batu merah delima pemberian dari Syekh Abdul Qadir Jaelani. Batu ini mempunyai tuah untuk memuluskan suatu pemilihan jabatan, seperti; presiden, gubernur, bupati dan lainnya.
Batu merah delima nii juga pernah dipegang dahulunya oleh seorang Waliyullah Kamil, Syekh Qurratul Ain, Kerawang, Jawa Barat. Namun pada tahun 1724 M. Batu itu dipasrahkan kepada Ulama kharismatik asal daerah Brebes, Jawa Tengah, Abah Soleh.
Tapi sayang? Satu tahun kemudian, Abah Soleh pun pulang kerahmatullah. Dari keturunan Abah Soleh, hanya pak Jaya yang diwariskan batu merah delima itu. Dan berkat karomahnya, Pak Jaya akhirnya menjabat sebagai Bupati Brebes yang pertama.


(sumber: wihans)

Kisah Mustika Merah Delima Alkarom


Sungguh beruntung bagi siapapun yang kedapatan buah Al-Karom, sebab tiada bisa ditakar baginya kecuali buah ini terlahir dari alam Surga Majazi.
Dalam sejarah kewalian, buah Al-Karom kerap menjadi simbol dari keagungan derajat manusia. Sebab Allah SWT, sudah menge- Nash dalam Hadist Qudsi: “Sesungguhnya tidak kubutakan mata para hamba yang menjadi kekasih-Ku, kecuali mereka yang inkar”……… Hal semacam ini sebagai makna Muroqobah, Anta’budahu(memahaminya hamba terhadap Dzat yang menciptakan) sehingga secara makna luas, Allah SWT, menunjukkan keagungannya secara muthlak bagi mereka yang paham.
Sebagai salah satu biji yang menghias alam surga Majazi…… Sejak zaman para Wali dan shli khos lainnya, buah ini kerap dijadikan batu loncatan menuju alam ke Walian seperti alam Thurobi dan alamul Barri.
Konon dalam keluasan ilmu Dhaukiyatun nafsi (memahami keluasan ilmu Allah yang terlahir dari sifat hamba) dimana kita pernah bertemu secara yaqodhotan/ dohir, dengan nabiyulloh Hidir AS, maka baginya SAH untuk mendapatkan buah Al-Karom.
Bahkan,,,,,,dimana mereka pernah menginjakkan kakinya karena ijin Allah, masuk ke-alam kenikmatan Thurobi/ alamnya nabiyulloh Hidir AS, maka SAH baginya memetik salah satu buah Al-Karom, sebagai cindra mata dibawa pulang ke alam duniawi.
Seperti yang terjadi di zaman sekarang, kami pribadi telah menyaksikan secara langsung bentuk dari buah Al-Karom, atas ijin Allah, dari beberapa min Auliyaul Kamil, seperti Habib Syeikh Quthbul Ghois Syareatul Khotam, Habib Syeikh Quthbul Muthlak Imam Aly Makkatul Mukarromah, Habib Syeikh Qutbur Robbani Husen bin Yahya, Habib Syeikh Rijalulloh Abdal Nur Aly dan habib Syeikh Husen Al-Yamany (dari Yaman)
Mereka semua adalah hamba pilihan yang banyak mengkoleksi puluhan buah Al-Karom, dan dari mereka pula pemahamanku semakin luas, bahwa, tidak ada kemuskilan baginya dalam mengenal keagungan ilmu Allah.
Mungkin bagi pembaca akan selalu bertanya,,,,apakah ini semua benar atau hanya karangan penulis belaka……Yah dulu juga aku sependapat, yang intinya kurang percaya dengan hal semacam ini. Sebab kedangkalan akalku kala itu tidak sampai menggapai apa yang pernah dirasakan oleh mereka para hamba pilihan.
Namun pada tahun 2007, kami bersama santri Jam’ul Ijazah, atas ijin Syeikhina wamu-Robbi, atas hawatif yang diterimannya dari Kanjeng Syeikh Sanusi Pamijahan, 15 orang kala itu masuk dalam satu goa yang disebut dengan nama “Goa Gunung Mujarrob” berlokasikan di daerah Pamijahan Tasik Jawa Barat.
Disitu aku baru paham secuil dari kebesaran ilmu Allah yang ditunjukkan kepada kami. Goa yang tadinya gelap gulita menjadi terang benderang oleh cahaya yang bersinar terang saling memantul satu sama lainnya dari celah bebatuan bagian atap goa.
Dan setelah tugas yang di emban dari Mursyid sudah kami laksanakan, 15 orang yang kami bawa langsung bergerak maju hingga sampai ke ujung goa.
Disitulah aku baru paham, ternyata cahaya tadi berasal dari biji yang menempel pada sebuah dahan pohon. Dan secara iseng aku mengambil 4 buah yang langsung kumasukkan pada saku celana.
Sesampainya dirumah aku langsung menyerahkan apa yang menjadi tugas kami dihadapan Mursyid, dan tak lupa aku juga bertanya tentang buah yang memancarkan cahaya sewaktu berada di dalam goa Mujarrob.
Setelah kuperlihatkan padanya, beliau hanya tersenyum……..”Itu adalah buah Al-Karom, kamu telah masuk ke alam Thuroby, namun sayang hanya sampai di depan pintu semata, makanya buah Al-karom yang kamu dapat masih sangat muda dan belum bisa dijadikan wasilah sebagai syareat pegangan”.
Lalu beliau mengambil satu tepak kuningan “Ini ada 313 batu Al-Karom, yang sudah jadi, yang mana aku menjadikannya 3 sifat, khusus untuk ilmu kecerdasan (ladzuni) Derajat (duniawi) dan Multifungsi (serba guna)”.
Dan pada milad ke-5 kemarin, atas ijinnya, guruku memberikan partisipasinya dalam acara “Lelang Mustika” salah satu batu Al-Karom, “Semoga batu ini dimiliki oleh orang yang berhati ahli sodakoh” terangnya.
Kami hanya bisa mengucapkan selamat baginya yang telah mendapatkan batu dari alam surga Majazi, semoga menambah amal ibadah dan menjadikannya husnul khotimah.
Lewat kisah ini, bagi anda yang membutuhkan batu Al-Karom, dari Syeikhina wamu-Robbi, kami punya 8 biji, plus bonus minyak Cobra merah 10cc…….
Insya Allah, bila Mursyid mengijinkan, saya pribadi akan menuliskan satu artikel lain mengenai pohon delima, dimana guruku pernah bicara: “Semoga pohon ini akan bermanfaat untuk tujuan pembangunan pesantren kelak
Lalu apa yang menjadi istimewanya pohon delima ini?
Setiap berbuah, pasti di dalam buah delimanya terdapat biji batu Merah Delima, dan apabila berbuah kembali, maka akan selalu terdapat batu yang sama hingga terus menerus sampai pohon itu mati dengan sendirinya/ rusak kurang di urus.
Tapi mohon maaf saya tidak bisa menuliskannya sekarang apalagi sampai diperlihatkan pohonnya.
Pohon ini masih menjadi polemik kalangan atas, karena ada 2 orang yang sudah mengetahuinnya dan mereka saling berebut ingin memiliki dengan harga Milyaran rupiah.
Namun bagi Syeikh,,,,,,,suatu saat pasti ada yang membutuhkan dengan hati dan keihlasan serta materi yang bila digunakan untuk tujuan maslahat, mau menerimannya. Sebab ke dua orang ini hanya berambisi ke sifat duniawi semata tanpa melihat keagungan ilmu Allah……
Untuk yang berminat buah Al-Karom, ada kunci asma’nya pada kami.
Salam ta’dzim buat para sedulur, semoga segala pemahaman ilmu Allah, bisa menjadikan kita semua rendah diri dihadapan-Nya. “Robbana dzolamna anfusana waillam tagfir lana watarhamna lanakunanna minalm khosiriin”.

Oleh: Idris Nawawi. TjA

Legenda Dari Mustika Merah Delima

Dua Kata yaitu Merah Delima adalah sebuah nama yang bisa ditafsirkan dalam berbagai penafsiran, ada buah merah delima, ada batu merah delima, ada mustika merah delima. Dari ketiga nama tersebut, yang paling mahal adalah Mustika Merah Delima. Dibawah ini akan di paparkan beberapa hal tentang mustika tersebut dan kita tidak membahas yang lain.
Legenda Mustika Merah Delima adanya hanya di tanah Jawa, karena konon mustika ini pertama kali merupakan hadiah dari Nyi Roro Kidul kepada Sultan Hamengku Buwono I, yang pertama ini disebut induk atau Babon dari Mustika Merah Delima yang ada sampai saat ini.

Konon siapapun yang punya Babon MD ini akan mempunyai kamampuan bisa menghilang, anti peluru, anti bacok, kewibawaaan yang tinggi dan bisa mencapai semua cita-citanya dengan baik. Namun sampai saat ini belum ada kabar siapa yang memegang induk semang MD ini, mungkin saja sudah kembali ke asalnya setelah pemiliknya meninggal.
Namanya saja mustika, jadi ya berbau ghoib, dari bentuknya saja orang sudah dipastikan heran, bagaimana tidak bentuknya yang sebesar kedelai dan empuk namun bila terjatuh akan berbunyi seperti layaknya batu yang jatuh ke lantai, jelas bukan sembarang benda pada umumnya, dengan kata lain bahwa benda ini adalah dari alam ghoib, orang menyebutnya khodam. Seperti layaknya makhluk Allah SWT, bahwa khodam juga bisa beranak pinak sampai akhir jaman, demikian juga Babon MD yang pertama kali dulu sudah beranak pinak menjadi ratusan ( mungkin ribuan ) hanya saja yang bisa beralih ke tangan manusia hanya beberapa saja dan itupun kemampuan dari anak-anaknya atau cicit-cicitnya berbeda-beda, ada yang hanya bisa memerahkan air saja, ada yang anti bacok saja, ada yang anti silet saja dan ada yang pelenyap wujud saja, ada yang bisa sebagai obat saja atau gabungan dari 2 atau 3 tersebut.
Seperti manusia saja, bila induknya seorang presiden maka anaknya ada yang hanya mampu sebagai seorang lurah, camat, gubernur dsb. Seorang Einstein yang jenius saja, ternyata anaknya juga ala kadarnya saja kemampuan otaknya, demikian analogi yang pas untuk merah delima yang saat ini ada ditangan beberapa orang. Untuk mendapatkan mustika ini, orang harus menjalani ritual tertentu seperti sholat hajat 3 bulan terus menerus, disamping puasa mutih 7 hari dan abu rampen serta mantra tertentu saat penarikannya dari alam ghoib.
Tidak jarang saat penampakan pertama kali sebuah MD mengajak bertarung layaknya manusia, bila si penarik mampu menang maka MD tersebut bisa dimilikinya namun bila kalah MD tersebut akan kembali ke alamnya.
Harga Mustika Mirah Delima AsliBerapa harga MD di pasaran saat ini ? Jawaban pertanyaan ini tentu relatif tergantung kemampuan dari MD tersebut, yang jelas minimal 500 jt hingga 50 M , sangat mencengangkan memang kalo itu hanya untuk koleksi saja, namun bila untuk keperluan lain seperti penglaris bisnis, atau peraih jabatan tertentu atau tujuan tertentu seperti pelindung diri dari peluru sangatlah tidak mustahil harga tersebut bagi orang-orang tertentu baik itu dari segi kepercayaan maupun kemampuan finansial.Contoh saja, sampai saat ini banyak mediator yang mencarikan untuk Sultan Satibi ( Raja Malaysia ) mau membeli 50 M untuk MD yang mempunyai kelebihan anti pisau dan peluru, kebenaran kabar ini belum ada yang bisa memastikan. (sumber: kiosmustika)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...